Jalan - jalan

Bismillahirrahmanirrahim.

Hello everybody, konban wa minna san, hai teman teman semua.

Assalamuálaikum warahmatullah wabarakatuh.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin bercerita sedikit tentang kegiatan jalan – jalan bandung. Kali ini jalan – jalannya ke mall beken di bandung yakni Cihampelas Walk. Kebetulan kali ini adalah kali kedua saya jalan – jalan ke ciwalk dan baru kali ini benar – benar jalan – jalan menelusuri ciwalk. Kali pertama adalah ketika bersama dengan keluarga saya, saat menjemput nenek yang kebetulan sedang mukim di DT. Kali kedua adalah agenda politik dengan seseorang yang sudah direncanakan beberapa hari sebelumnya untuk satu tujuan yaitu nonton Mockingjay.

Alasan Memilih Ciwalk

Untuk kami yang tinggal di daerah perbatasan kabupaten, sebut saja daerah buah batu. Cihampelas Walk merupakan mall yang sangat jauh dari tempat kami. Padahal didekat – dekat daerah kami ada mall yang juga worthed untuk sekedar tempat nonton film.

Jadi ceritanya, saat itu kami punya rencana untuk menonton seri akhir dari trilogy hunger games yakni mockingjay. Punya ekspektasi tinggi dalam menonton film tersebut, kami memilih bioskop terbaik agar bisa merasakan sensasi yang berbeda ketika menonton film, dengan kata lain ingin menikmati film.

Terpilihlah XXI Cihampelas Walk sebagai tujuan utama kami. Dengan alasan teknologi sound system yang paling canggih yakni menggunakan teknologi milik Dolby Atmos. Kalau ditanya bagaimana rasanya, silahkan dicoba sendiri deh. Ada pengalaman yang bisa dibagikan dan harus dirasakan sendiri. Kalau ini, harus dirasakan sendiri.

Ada Apa di Cihampelas Walk?

Ada apa di cihampelas walk? Pada dasarnya, ciwalk memiliki gedung utama sama seperti mall – mall pada umumnya. Hanya saja, ciwalk memiliki beberapa hal yang tak dimiliki oleh mall – mall lain (menurut kami). Datang terlalu pagi dari jam buka bioskop, membuat kami memiliki banyak waktu untuk jalan – jalan mengisi waktu buka loket dan film dimulai.

Salah satu keistimewaan ciwalk menurut kami adalah adanya skywalk dan banyaknya jalan setapak yang mau tidak mau memaksa pengunjung untuk sehat. Bangunan utama terdiri dari 3/4 lantai (saya lupa) yang tiap lantainya berisi standar isi mall.

Bosan melihat – lihat isi mall, kami dimanjakan oleh konsep skywalk dan toko – toko diluar bangunan utama mall. Kami menelusuri salah satu jalan yang bermuara pada sebuah masjid.

Baru sebentar berjalan, kami memutuskan untuk kembali ke bangunan utama untuk sekedar mengecek apakah bioskop sudah buka, atau belum. Ternyata bioskopnya sudah buka dan sudah ramai antrian orang – orang yang ingin menonton film yang sama dengan kami. Ketika memesan tiket, beberapa antrian sebelum kami ditawarkan oleh petugas tiket untuk memesan tiket film di studio 1 (studio dengan sound system dolby atmos) dengan alasan suara yang lebih bagus. Karena kami sudah menentukan pilihan, kami langsung saja memilih studio yang ditawarkan oleh petugas kepada customer sebelumnya.

Masjidnya bagus!

Salah satu yang paling bagus menurut saya adalah masjidnya. Meskipun tidak sebesar masjid mall lain, masjid di ciwalk ini sangat nyaman. Dari tempat wudhu hingga tempat shalatnya nyaman sekali. Jadi ingin sering – sering kesini haha.

 

Yah, akhirnya saya akhiri dulu cerita kali ini. Next time, akan saya ceritakan bagaimana pengalaman menonton film di Ciwalk.

Leave a Reply